Sabtu, 12 Agustus 2017

REPUBLIK JALAN KETIGA



Dari Penerbit

Pernah suatu kali datang ke Perpustakaan Pataba, seorang wartawan harian terkemuka di Tanah Air. Wartawan itu tidak percaya ketika Soesilo Toer bercerita bahwa dia lulusan Uni Soviet (sekarang Rusia) dan mendapatkan gelar S-3 di Negeri Beruang Merah. Wartawan itu kemudian menanyakan apa disertasinya dan dia menjawab Republik Jalan Ketiga. Kontan wartawan itu menuduh dia sebagai penjiplak, merujuk ke buku Antony Giddens, The Third Way (Jalan Ketiga). Dia yang baru kali pertama mendengar nama dan judul buku itu sangat terkejut, sehingga tidak mampu menjawab.
Beberapa tahun kemudian, ketika berkunjung ke rumah Gunawan Budi Susanto, tanpa sengaja dia menemukan buku Antony Giddens itu yang telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Setelah membaca, dia berpendapat buku tersebut sangat berbeda jauh dari disertasi yang ditulisnya. Antony Giddens menulis buku tersebut lebih banyak menyorot dari sudut pandang sosial politik, sedangkan Soesilo Toer menggunakan sudut pandang ekonomi. Dalam buku Jalan Ketiga, Antony Giddens lebih banyak memaparkan dan menjelaskan seperti ini lo keadaan negara sosialis, seperti ini lo negara kesejahteraan, seperti ini lo negara demokrasi sosial, dan lain-lain. Dia hanya memberikan pengertian kepada kita berbagai kekurangan dan kelebihan dari berbagai sistem yang dianut suatu negara, tidak secara gamblang menjelaskan jalan ketiga seperti apa yang dia anjurkan. Mungkin dia mengajak kita memikirkan bersama-sama apa yang terbaik untuk negara kita masing-masing, mana yang cocok dan mana yang tidak.
Adapun Soesilo Toer sudah selangkah di depan Anthony Giddens dengan mengajukan saran: kearifan lokal sebagai jalan ketiga. Dari sini saja sudah terlihat perbedaan mereka.
Apalagi kalau kita lihat tahun penulisan kedua buku itu. Soesilo Toer menulis disertasi tahun 1967, sedangkan Antony Giddens menulis bukunya itu akhir tahun 1990-an dan diterjemahkan sekitar tahun 2000-an. Dari tahun pembuatan itu saja, semua tuduhan yang diarahkan kepada Soesilo Toer sudah terbantah. Apakah masuk akal bila dia menulis terlebih dahulu, lantas dituduh sebagai penjiplak? Apakah yang dimaksud wartawan itu, dia bisa menjiplak masa depan? Sangat sayang wartawan lulusan salah satu perguruan tinggi ternama di Kota Pelajar itu bisa bersikap demikian.
Sebenarnya sudah sangat terlambat menulis ulang buku Republik Jalan Ketiga. Namun demi membuktikan dan mematahkan tuduhan wartawan tersebut, penerbit merasa harus “memaksa” dia melakukannya. Pun yang lebih penting: demi memberikan sumbangsih pemikiran kepada generasi muda, khususnya dalam hal dua blok yang pernah terlibat Perang Dingin, yang mengakibatkan jutaan korban meninggal dunia dan bahkan efek dominonya masih bisa dirasakan oleh orang-orang tertentu sampai dewasa ini.
Dengan alasan itulah dan dengan dukungan dan dorongan semangat dari beberapa kawan yang menyarankan untuk menulis kembali disertasi tersebut, lahirlah buku Republik Jalan Ketiga. Mengingat disertasi tersebut telah ditulis sekitar 50 tahun silam dan karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk membawa naskah asli disertasi ke Tanah Air atau mencoba mencarinya kembali di perpustakaan di Uni Soviet tempat penyimpanan disertasi asli tersebut, dalam menulis ulang disertasi ini Soesilo Toer hanya mengandalkan daya ingat. Karena itulah kami perlu memberi tambahan keterangan Rangkuman Terjemahan Bebas Disertasi tentang Kritik Marxisme-Leninisme, dengan harapan para pembaca mengerti buku ini tidak sama persis kata per kata dengan disertasi yang dia tulis semasa kuliah dulu. Namun, bukan berarti isi buku ini berbeda; intisari dari buku ini tetaplah sama, dia telah memilih sari-sari utama disertasinya terlebih dahulu, sehingga buku ini menjadi lebih ringkas dan dapat dengan mudah dimengerti kebanyakan orang. Dan, jadilah buku yang sekarang sedang Anda pegang ini. Selamat membaca.

Blora, 1 Desember 2016 16:45

Buku ini merupakann rangkuman terjemahan bebas disertasi yang ditulis oleh penulis ketika mendapatkan gelar Doktor di Institut Plekhanov, Uni Soviet (sekarang Rusia) di bidang politik dan ekonomi. Disertasi yang berupa kritik tentang Marxisme-Leninisme sekaligus kapitalisme dengan mengajukan alternatif republik jalan ketiga: kearifan lokal

Penulis: SOESILO TOER
Penyunting: GUNAWAN BUDI SUSANTO
Penerbit: PATABA PRESS
Cetakan Pertama: April, 2017
Tebal Buku: viii + 96 halaman, 14 x 21 cm
ISBN: 978-602-60211-1-3
Harga: Rp. 40.000